Mengenali rasa takut atau khawatir

Menurut wikipedia Ketakutan adalah suatu tanggapan emosi terhadap ancaman. Takut adalah suatu mekanisme pertahanan hidup dasar yang terjadi sebagai respons terhadap suatu stimulus tertentu, seperti rasa sakit atau ancaman bahaya. Beberapa ahli psikologi juga telah menyebutkan bahwa takut adalah salah satu dari emosi dasar, selain kebahagiaankesedihan, dan kemarahan.

Rasa takut bukan berarti Anda lemah. Ketakutan adalah bagian dari naluri alami manusia untuk bertahan hidup. Rasa takut membantu menyadari adanya bahaya sehingga muncul keinginan untuk menjauh untuk melindungi diri dari bahaya tersebut.

Ketakutan adalah naluri alami manusia untuk bertahan hidup dengan kata lain rasa takut sebenarnya adalah merupakan anugerah dari Sang Pencipta kepada kita yang sangat kita butuhkan dalam menjalani kehidupan kita. Oleh sebab itu emosi ini benar benar berguna bagi hidup kita apabila sesuai dengan proporsinya. Akan tetapi banyak sekali dari antara kita terhalang melakukan sesuatu, apalagi sesuatu yang baru oleh rasa yang satu ini.

Perasaan takut sebenarnya adalah kegagalan kita untuk memproyeksi masa depan yang tidak sesuai dengan keinginan kita. Perlu dipahami rasa takut selalu terkait segala sesuatu peristiwa di masa yang akan datang, seperti memburuknya suatu kondisi, atau terus terjadinya suatu keadaan yang tidak dapat diterima. Dalam sebuah artikel numerologi, sifat takut adalah dasar. Orang yang bernomor dengan inisial B, K, T memiliki sifat dasar takut dan cenderung khawatir atau cemas terhadap segala hal. Di lain pihak orang dengan sifat dasar 2 (takut, khawatir, cemas) tidak menyukai perubahan dan rasa takutnya bisa merusak keadaan yang telah ada.

Rasa takut dapat terjadi dalam dua tahap yaitu reaksi biokimia dan respon emosional. Sederhananya begini: saat kita merasa takut, atas apapun alasannya, tubuh akan secara otomatis melepaskan hormon stres adrenalin dalam jumlah yang cukup banyak. Ini adalah reaksi biokimia, yang kemudian menyebabkan beberapa reaksi fisik seperti berkeringat deras dan jantung berdebar kencang.

Rasa takut bisa terjadi dalam dua langkah, yaitu reaksi biokimia tubuh kita dan reaksi emosional kita sendiri. Reaksi biokimia terjadi sederhananya seperti ini. saat kita merasa takut maka tubuh kita secara otomatis akan melepaskan hormon stres yang dikenal dengan hormon adrenalin dalam kapasitas yang banyak. Hormon ini akan mendorong reaksi fisik di dalam tubuh kita seperti jantung berdegup kencang, keringat dingin, gemetar atau banyak ciri fisik lainnya.

Yang kedua, ketakutan yang di picu oleh kondisi emosional yang cenderung subjektif atau tidak realistis, misal rasa takut untuk tampil di muka umum. Hal ini disebabkan oleh kecemasan yang berlebihan sehingga timbul keinginan untulk menghindar.

Apa bila kita sudah mengenali rasa takut ini, maka akan mudah bagi kita untuk menguasainya dan bahkan memanfaatkan rasa takut itu untuk kemajuan kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *